bu cantik

Standar

Hello namaku Al aku baru lulus SMA tahun kemarin. Cerita ini adalah cerita yang menurutku paling berkesan di SMA dan di hidupku yaitu ngentot dengan cewek idamanku. Yaitu guruku sendiri sebut aja namanya Bu Cantik dia ngajar Bahasa dan ini tahun pertamanya di sekolahku. Memang disekolahku banyak cewe cantik dan sexy tapi aku sangat tertarik dengan Bu Cantik ini. Bu Cantik mukanya dan Bodynya mirip Happy Salma namun berkacamata dan rambutnya sebahu lewat sedikit. Dia juga kalau dikelas rada jutek karena memang kelasku berisik. Awalnya dimulai dari dikelas waktu aku masih kelas 2 IPA. Saat itu kita tinggal 1 minggu lagi untuk ujian kenaikan kelas makanya dia mulai memberi tugas untuk menambah nilai2 yang kurang. Saat itu dia memakai Baju kemeja yang pas namun sedikit terlihat ngatung karena mungkin kebesaran toket yang berukuran 34D. Aku mulai mengerjakan tugas dan dia berdiri di depanku. Aku melihat ketas dan melihat toketnya yang indah mulai dari situ aku tidak konsen mulai kucuri-curi celah untuk sekedar menikmati pemandangan indah yang terbalut kemeja dan celana panjang seperti orang kantoran. Aku memang vulgar sekali melihatnya sampai dia menegur “Heh,Al kamu ngeliatin ibu sampe kaya gitu”tegurnya “hehehehe ibu cantik sih”godaku “hmmmm ngerayu kamu”balasnya lagi Mulai terus kukerjakan tugasku dan tetap mencari celah untuk lihat keindahan tubuhnya dan mukanya. Setelah selesai kukumpulkan tugasku kedepan. Dan dimeja guru kita ngobrol-ngobrol disaat itu aku melihat toketnya yang mulusss dia memakai BH warna merah entah sengaja atau tidak dia seperti menaruh toketnya diatas meja. Aku makin betah didepan sampai akhirnya dia ngomong gini “Al,nanti kamu ke ruang BP yah”kebetulan dia juga guru BP dan wali kelasku “Kapan bu?” tanyaku “Ya entar lah pulang sekolah ibu mau ngomongin nilai kamu” “Ok deh bu” Aku menyetujuinya Sejak itu aku mulai bertanya-tanya apakah nilaiku jelek banget sekaligus berpikir yang aneh-aneh. Bel sekolah berbunyi pukul 11.45 karena hari jum’at dan murid pun berhamburan keluar. Aku makan dulu pikirku 15 menit aku di kantin Ibu Cantik lewat “Al,udah makanya?” “Iya bu bentar lagi saya naik ke atas” setelah 10 menit aku makan di kantin aku naik ke atas. Aku ketuk pintunya dan dipersilahkan masuk “Masuk Al,duduk duduk”Suruhnya “Kenapa sih bu nilai saya? emang jelek banget” tanyaku penasaran “Engga jelek banget sih cuman nilai kamu turun semester kemarin kamu dapet 2 nilai merah sedangkan raport bayangan kemarin 5 nilai K”jawabnya “Emang kenapa kok kamu turun nilainya lagi ada masalah?”tanyanya lagi “Engga kok bu cuman ga tau akhir-akhir ini saya males banget bu” “Hmmmm yaudah kamu kalo mau belajar sama si nadia aja tuh dia kan pinter udah gitu cantik sexy lagi”saranya “Oh iya bener juga yah bu tapi masih sexyan ibu loh bu bener deh”godaku “Ah,kamu bisa aja ibu udah umur 28 dia masih 17 masa ibu bisa menang?” “Bener deh bu sumpah yang udah tua pasti lebih banyak pengalamanya kan”jawabku lagi “Halah,pengalaman apa coba Al?” “Yah itu bu pacaran,kerja,itu tuh hehehehe” “Itu tuh sex maksudnya?”jawabnya lagi “Ih,Ibu ngomong jorok ih ga boleh lagi bu!” “Ah,biarin aja ga ada yang tau ini lagi juga ibu pernah SMA Al jadi tau cowok-cowok pentolan di sekolah kelakuanya kaya apa” “Ah,saya ga kaya yang lain yang udah pernah di SP,ngewe dan lain-lain” “Tadi kamu kayanya ngeliatin susu ibu yah?” “I…iya bu maaf yah saya cuma ngeliat doang kok” “Gapapa Al ibu ngerti tapi kalo kamu boleh kok ngeliat BH ibu BHnya aja yah”Sambil memegang toketnya “Ah ibu masa sih boleh” setelah lama kita ngobrol tentang sex dan pelajaran akhirnya aku menagih tawaranya tadi bahwa aku boleh melihat BH merahnya. Awalnya aku berniat melihat dan coli didepanya “B…B…Bu kaatanya tadi saya boleh kan liat BH ibu?”Tanyaku “Ihh nakal kamu yah nagih-nagih gitu” “Gimana kalau kita barter Ibu ngasih liat BH ibu saya ngasih liat burung saya gimana bu?”Tawarku “Hmmmm emang punya kamu besar? yaudah kamu buka duluan”Suruhnya “Yeeee….Ibu belom tau”Sambil membuka celanaku “Yaudah cepet” “Bu,ini masih 1/4 nih bedirinya ibu ga buka baju gitu mana saya bisa full berdirinya” “Astaga Al Gede Juga Punya kamu sayang!”Kagetnya “Al kunci pintu dulu sana”Aku pun bergerak mengunci pintu dengan kontol yang menggantung “Udah bu! buka dong bu sekarang”Peintahku “Iya,sabar ga sabaran banget”Sambil membuka kemejanya “BU!INI BENER IBU?!”Tanyaku kaget melihat toketnya yang besar walau dibalut BH “Iya lah AL siapa lagi tapi inget liat aja yah!” Masih kita ngobrol dengan keadaan aku telanjang dibawah dan Ibu Cantik sisa BH diatas dan celana yang masih utuh. Saat itu aku malah tidak memerhatikan toketnya karena aku diajak belajar Matematika. Ternyata dia bisa Mat juga pikirku. Awalnya aku mengocok halus kontolku karena janji hanya melihat. Namun lama kelamaan aku tidak tahan pertama kupegang tanganya. Dia tidak melawan lanjut saja pikirku namun ah ga seru mau pancing pancingan dulu. “Bu,nonton film yuk ada DVD kan disini” “Ada film apa?” “Casino Royal bu keren deh filmnya” “Oh james bond itu kan iya ibu juga pengen nonton itu tapi ibu lagi pengen banget nonton bokep” “HAH? Yang bener bu?” “Iya kamu ada kan pasti ada” “Ada bu cuman di USB saya disini ada komputer apa?” “Ada pake laptop ibu aja” Mulai kucolok USB ku dan kuplay film bokep yang aku ingat betul pemeranya Monique Fuentes yang memerankan dia sebagai tante-tante yang menggoda teman anaknya. Adegan Awal hanya si Monique ganti baju dan si ibu sudah berkomentar “Badanya bagus bangett yah Al”sambil dia mengigit bibirnya. Kubiarkan Film Itu sampai akhir sampai si cowok ngecrot dan baru disini kita mulai permainanya. Karena posisiku ada dibelakang kananya jadi aku elus dulu ujung-ujung rambutnya.”Bu,rambutnya bagus banget deh”. Aku cium lembut rambutnya. Akhirnya kepala Ibu Cantik berbalik kearahku. Lalu Aku tempelkan bibirku lembut di kupingnya sambil memujinya “Bu,Ibu sexy banget bu cantik pinter lagi saya jadi horny nih bu”.Bu Cantik hanya mendesah kecil “hmmphhh”. ku cium lembut bibirnya. Aku kecup2 kecil, kemudian di sudut bibirnya juga… biar makin on dulu kita sengaja aku belum bikin hot. Ciumanku mulai turun ke lehernya…. dadanya yang terlihat dan tanganku yang bergetar hebat segera membuka kaitan bra yang ada punggungnya, cukup sulit tapi akhirnya terbuka, mataku terbelalak begitu payudara Bu Cantik terbuka begitu kencang dan besar, putting susunya yang hanya sebesar ujung jari kelingking kelihatan berwarna coklat agak kemerah muda itu begitu keras dan mancung seperti monas. Mulai kuusap-usap putingnya yang menantang. mulutku mulai menyedot bergiliran ke dua putingnya… tubuh Ibu Cantik tersentak ke atas… tanda dia merasakan sensasi yang luar biasa. Sedot, gigit dan jilat, aku eksplor payudaranya. selama ini aku sangat mengagumi payudaranya. Dan baru sekarang ini dan mungkin hanya kali ini aku bisa merasakannya.. “ ehmm. Duh..Aaall…uow..ah.ah enak tau..Aaaal…kamu nakal banget..lagi donk aku bisa gak tahan nih..” “Yah Ibu tadi katanya cuma boleh liat doang” Sekarang ciuman ke perutnya membuat badan Bu Cantik terus bergetar… Kita masih duduk di kursi dan karena aku tidak tahan makanya kuajak dia untuk berdiri di depan meja BP yang lumayan besar dan panjang. Saat itu aku masih mengulum dengan lembut putingnya dan dia mencoba melepaskan bajuku. Akhirnya lepas semua kain yang ada ditubuhku “Wih al, kamu punya six pack juga yah ternyata” Sekarang dia yang mulai menciumi perut sixpack ku benar-benar nikmat sekali dijilat wantia yang lebih tua. “Hmmmpphhh…..Buuuu….” Jilatanya mulai ke atas kontolku “Bu,diisep dong bu” “Ih kamu nih nakal banget tapi ibu mau sih kamu duduk gih di kursi” Aku kembali menuruti perintahnya hanya setengahkontolku masuk sudaah dikeluarkan lagi namun aku masih bisa merasakan bahwa itu belum mentok. “oohhh..nikmat sekali bibir dan lidahmu….terus bu..” erangku. Kurasakan semakin lama dia semakin ahli mengetahui titik2 rangsang yang kuat pada penisku, dan kulihat juga dia semakin menikmati penisku, seperti anak kecil menemukan mainan baru, digenggam erat penisku ditangannya. Tanganku pun tak diam saja, kuremas kedua susunya dan kepermainkan kedua pentil, kelihatan dia menggelinjang keenakan.Tanganku mulai meraba-raba bagian vaginanya dari luar celana kerjanya.”Bu,saya buka yah celananya” diapun membuka celana luarnya dan ternyata pantatnya juga amat sangat montok.Jilatan mautku mulai aku jalankan…. mulai dari bibir vagina, ke pangkal paha trs turun sampe ke lubang anusnya… Bu Cantik Mendesah kencang saat lidahku menyapu lubang anusnya…. Bu Cantik pasti merasakan kegelian yang tidak pernah dia rasakan selama ini. “Aughhh All….Enak Bangeeeeeeeet……Terusshh Alll” Aku renggangkan ke dua pahanya, sambil melihat ke wajah Bu Cantik. Terlihat sekali dari raut mukanya, Bu Cantik terangsang hebat. Wajah sendu dengan mata yang sayu, mulut merah terbuka… kedua payudara yang menantang…betul2 pemandangan yang susah di lupakan … Lidahku mulai menembus vaginanya “Ahhh Alll….Allll….Enak baaangeeet” “Ougghhhh aaa aaakuuu gaa kuaat Ouuughhhh” Tubuh Bu Cantik bergetar sangat hebat. Pahanya menjepit kepalaku bersamaan keluarlah cairan vaginanya “Ouuuuuuuuuuuuuuuuuuggggggggghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh hhhh” Hanya itu yang keluar dari mulutnya “Enak bu??” “Enak Al,sekarang gantian ibu yang bikin kamu keenakan” “Mana kontol kamu!” Sambil kita duduk diatas meja BP dia menuntun kontolku ke surga dunia. Blesss “Ahhhhhh” erangku dan Bu Cantik. aku coba tusuk pelan-pelan, nampaknya si ibu masih merasa kesakitan..aku bimbing buat rileks plus kasih rangsangan-rangsangan di vagina Bu Cantik….Hanya setengah kontolku masuk ke vaginanya. Vaginanya masih sempit jadi rada susah kumasukkan kontolku namun sangat nikmat. Aku coba masukin pelan-pelan mbil goyangin maju mundur.. “huh…. Ahhhh…. huh…. Yes … ahhhh”erangnya ‘Lebihhh kerasss Alll Ouughhh yesss fuckk!” Mendengarnya aku langsung mempercepat goyanganku. “Bu,pindah ke sofa depan yuk lebih besar tempatnya” “Ayo Al jangan lepasin kontol kamu yah!” Sambil kugendong kucium Bibirnya yang sensual dan dia hanya berkata-kata “Kamu Hebat All Kamu cowok kedua setelah pacarku yang pernah ngerasain memekku” Kutaruh tubuh telanjang dengan sisa high heels cewe ini ke sofa ruang BP.Kami pun mencoba berbagai macam gaya..dari gaya konvensional, WOT, MOT doggy style. Pada saat doggy style aku coba keluarkan seluruh batang kontolku dan memasukanya lagi…nampak begitu indah lobang anus Bu Cantik. Kupercepat gerakanya “slrooppp…slrooppp…slrooppp…” “aauughh…”Kepala Bu Cantik mendongak ke atas dan matanya terpejam semakin lama goyanganku makin keras dan kencang….begitu kucekan tangan lani di memeknya…… “Al,Ibu diatas dongggg” Kami berubah Posisi lagi menjadi WOT “ahhh… uhh ahhh uuhhh”Erangku Aku hanya diam sedangkan pantat Bu Cantik yang terlihat menantang dari pandanganku terlihat naik turun dengan semangat. Kadang dia diam dan memutar-mutar pinggulnya seperti inul. “Bless… bless… bless..!” terdengar suara kulit penisku bergesekan dengan kulit vaginanya saat ia mulai turun naik di atas tubuhku.Aku jadi merem melek dibuatnya. Kenikmatan yang luar biasa. Ia juga terlihat terangsang berat. Tangan kanannya memegang payudara kanannya sementara matanya terpejam dan lidahnya seperti bergerak keluar masuk dan memutar. Dari mulutnya terdengar suara erangan seorang wanita yang sedang dilanda kenikmatan hebat. penisku seperti disedot dan diputar. Sambil memegang pantat Bu Cantik yang amat besar dan putih mulus.Sebenarnya aku sudah mau keluar namun aku masih bisa tahan karena mau orgasme bareng. Cara konvensional kupakai sekarang.Seperti biasa, ia berada di bawahku dan kedua kakinya menjepit punggungku. Aku dapat naik turun di atas tubuhnya “Ouughhh Fuuckkk meee yeahhh oughhhh biiitttchhhh yeeaahh”Eranganya mengikuti gerakanku Ternyata dengan usahaku untuk mengulum pentilnya membuatku merasa bahwa kontolku semakin besar di dalam vaginanya. “Ach…, terus Al, tusuk yang cepat. Aa..ck…,” ucapnya “Aack…, nikmat sekali me-mek kamu sayang.”ucapku “Cepat lagi Al,” pinta Bu Cantik. “Aku udah mau.. nyam…pe,” lirih Bu Cantik terengah-engah menahan birahinya yang segera memuncak. “Sama buu…aku juga udahh mau keluar” Kupercepat gerkanku makin cepat dan makin cepat “Bu keluarin dimana nih?” “Didalem aja bareng-bareng yah!” “Crot..! Crot..! Crot..!” aku mengalami ejakulasi yang dahsyat “Srrr…Srrrr.Srrr” Bu Cantik juga mengalami Orgasme dahsyatnya “Oughhhhhhhhhhhhhhhhhh jangan dicopot dulu yah sayang” selama kurang lebih 1 menit aku menancapkan kontolku dimemeknya dan sambil kita berciuman “Ibu bener-bener enak memeknya” Mungkin ada 10 kali lebih aku mengeluarkan spermaku. Dibersihkanya kontolku dengan mulutnya dengan dikocok-kocok halus ternyata masih ada yang tersisa didalam penisku. Saat dia mengulum kontolku secara tak sengaja keluar lagi spermaku “Ah sayang! masih ada ternyata kotor kan mulut ibu” “Tapi enak kan bu?” Dari raut wajahnya, bisa pastikan bahwa Bu Cantik begitu menyukai setiap sensasi gesekan kenikmatan yang diberikan olehku kepadanya. Setelah kita membereskan sisa-sisa sperma dan memakai baju kami kira-kira jam 14.35 kita keluar ruangan BP di jalan aku bertanya “Bu,Pulang naik apa?” Tanyaku “Kayanya naik taxi deh mau ujan gini Al” jawabnya “Yah,naik mobilku aja aku bawa mobil” “Yaudah anterin yah” “OK deh bu tapi ada bayaranya yah” Godaku “Yeeee” Jawabnya Di Mobil akupun masih merasa Horny “Bu,ke rumah saya aja yah” Kebetulan aku tinggal sendirian jadi aku bebas dirumah “Emang ga ada orang tua kamu?”tanyanya “Engga kok bu tenang kita lebih bebas mainya”Jawabku “Wah oke deh Ibu juga masih mau nih” Sambil memegang kontolku dan membuka retsleting celanaku “Bu,entar aja di garasi rumah deh biar ga diliating orang-orang” Aku menolak Sesampainya di rumah aku memainkan 1 ronde lagi di Garasi bersambung ke Kamar benar-benar nikmat dia juga menginap dirumahku. Sehingga kami tidur telanjang berdua. Keesokanya hari sabtu kuantar dia pulang dan hari selasanya aku bolos sekolah berssamanya dan memainkan 3 ronde di rumah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s